Nunukan – Hari ini Rabu (04/03), Unit Dialisis RSUD Nunukan menerima kunjungan visitasi dari Tim PERNEFRI Korwil Kaltara dalam rangka evaluasi dan pembinaan mutu pelayanan sekaligus untuk proses perpanjangan rekomendasi layanan hemodialisa. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan pelayanan bagi pasien gagal ginjal kronik tetap memenuhi standar nasional yang ditetapkan organisasi profesi.
Visitasi dilakukan melalui peninjauan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, standar operasional prosedur (SOP), sistem pencegahan dan pengendalian infeksi, kompetensi tenaga kesehatan, hingga sistem pencatatan dan pelaporan pasien. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi terhadap tata kelola limbah medis serta kesiapan penanganan kegawatdaruratan selama tindakan hemodialisis berlangsung.
Plt. Direktur RSUD Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau, menegaskan bahwa perpanjangan rekomendasi hemodialisa merupakan aspek krusial dalam menjamin keberlanjutan layanan.
“Visitasi ini menjadi bagian dari proses perpanjangan rekomendasi hemodialisa yang dikeluarkan oleh organisasi profesi. Kami berkomitmen memastikan seluruh persyaratan administratif maupun teknis terpenuhi sesuai standar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan rekomendasi tersebut menjadi bentuk pengakuan bahwa layanan dialisis di RSUD Nunukan layak dan aman untuk masyarakat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar dokumen perpanjangan, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien gagal ginjal,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Andi menyampaikan bahwa manajemen rumah sakit akan menindaklanjuti seluruh masukan yang diberikan tim visitasi.
“Setiap rekomendasi dari PERNEFRI akan kami jadikan bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Tujuannya agar mutu layanan semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Visitasi PERNEFRI Korwil Kaltara, Gusti Hariyadi Maulana, MSc, Sp.PD-KGH, menjelaskan bahwa visitasi bertujuan memastikan standar praktik nefrologi dijalankan secara konsisten sebelum rekomendasi diperpanjang.
“Perpanjangan rekomendasi hemodialisa diberikan setelah kami memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari SDM, fasilitas, hingga sistem keselamatan pasien, telah sesuai dengan standar yang berlaku,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan manajemen dan tim medis RSUD Nunukan dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Kami melihat komitmen yang kuat dari rumah sakit dalam menjaga kualitas layanan. Beberapa aspek sudah sangat baik, dan ada beberapa poin teknis yang perlu penguatan untuk peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ungkap dr. Gusti.
Dengan adanya visitasi ini, diharapkan rekomendasi layanan hemodialisa RSUD Nunukan dapat diperpanjang sehingga pelayanan terhadap pasien penyakit ginjal kronik tetap berjalan optimal, aman, dan berstandar. Sinergi antara rumah sakit dan organisasi profesi menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Nunukan dan wilayah Kalimantan Utara secara umum.
Teks / Foto : Hermang B. Mirwang


No Comment: