Bersih,Ramah,Unggul,Bersahaja,Aman dan Harmonis

Contact Info
images

Protein merupakan jenis makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah besar. Protein berperan dalam memperkuat daya tahan tubuh, menjaga fungsi otot, meningkatkan kesehatan tulang, bahkan menjaga berat badan ideal.

Memenuhi kebutuhan protein harian bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan atau minuman berprotein. Berbanding terbalik dengan sumber protein hewani yang identik dengan rendah serat, kamu bisa mengonsumsi buah tinggi protein yang sekaligus meningkatkan asupan serat.

Walau tidak setinggi sumber makanan hewani, ada beberapa jenis buah yang bisa dibilang tinggi protein lho. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Markisa

Buah dengan rasa asam manis ini juga mengandung sejumlah nutrisi lain, seperti vitamin A, vitamin C, serat, dan mineral, termasuk kalium, kalsium, dan magnesium. Nutrisi buah ini bisa membantu menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan mata. 

2. Kelapa

Daging buah kelapa juga menjadi salah satu buah tinggi protein. Konsumsi daging kelapa tua dapat memberi protein ke dalam tubuh.  Tidak hanya dagingnya, air kelapa juga kaya akan protein.

3. Cempedak

Buah yang mirip nangka ini bisa jadi pilihan buah tinggi protein. Cempedak juga tinggi kalium, yaitu mineral penting yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. 

4. Jambu biji

Tidak hanya sebagai sumber vitamin C dan antioksidan, jambu biji juga bisa menjadi pilihan buah tinggi protein.Selain itu, jambu biji juga mengandung serat, vitamin B, dan mineral, seperti zinc, kalium, dan selenium.

5. Durian

Buah dengan aroma yang khas ini mengandung banyak protein. Durian mengandung karbohidrat sehingga cocok dijadikan sumber energi untuk tubuh.

6. Naga merah

Buah naga merah  juga termasuk buah tinggi protein.Rutin mengonsumsi buah naga merah bisa membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi berkat kandungan fosfor di dalamnya.

7. Nangka

Buah nangka juga memiliki protein yang tinggi sehingga cocok untuk dikonsumsi sehari-hari. Per 100 gram nangka mengandung 1,2 gram protein dan beberapa mineral, seperti kalsium, fosfor, dan kalium. Buah ini bisa diolah menjadi berbagai hidangan, seperti sup buah, bolu, kolak, atau sayur nangka.

8. Srikaya

Selain sebagai sumber serat, srikaya juga mengandung protein. Berkat kandungan proteinnya, buah ini diketahui dapat meningkatkan kesehatan mata dan otak, serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

9. Pisang

Tidak hanya kaya akan serat, buah pisang juga tinggi protein. Konsumsi buah ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan.

10. Duku

Istilah kecil-kecil cabe rawit pantas disematkan untuk buah duku karena buah ini padat nutrisi. Buah ini pun termasuk buah tinggi protein. Duku juga tinggi serat, vitamin C, dan kalium yang dapat menjaga kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.

11. Sirsak

Buah yang sering dibuat jus ini mengandung beragam nutrisi, salah satunya protein.Sirsak juga bisa menjadi pilihan buah untuk meningkatkan energi, mencegah batu ginjal, dan meningkatkan kepadatan tulang berkat kandungan karbohidrat dan kalium di dalamnya.

12. Rambutan

Buah ini bisa membantu memenuhi asupan protein tubuhmu . Selain itu, rambutan juga kaya akan serat, vitamin C, dan vitamin B5 yang dapat memberikan energi ekstra, menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, serta mencegah gangguan pencernaan.

Itulah pilihan buah tinggi protein yang bisa kamu konsumsi setiap hari. Selain buah-buahan di atas, masih banyak buah lainnya yang memiliki kandungan protein, contohnya apel, anggur, mangga, dan alpukat.

Meski banyak buah tinggi protein, kamu tetap harus mengimbanginya dengan konsumsi protein hewani, seperti telur, ikan, daging, ayam, dan seafood. Pasalnya, asam amino yang terkandung dalam protein buah cenderung tidak lengkap, tidak seperti protein hewani. 

Namun, jika kamu menjalani pola diet vegetarian, asam amino lengkap bisa diperoleh dari asupan kacang-kacangan ya. 

Apabila kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu dan merasa ragu apakah boleh mengonsumsi buah tinggi protein, konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan makanan yang sesuai dengan kondisimu.


Share:

Tags:

No Comment:

Leave a Comment